fbpx

Kulit Berubah saat Hamil: Wajar atau Ada Masalah?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Kulit Berubah saat Hamil Wajar atau Ada Masalah

Kehamilan membawa banyak perubahan bagi ibu, termasuk perubahan fisik. Salah satu perubahan yang paling terlihat adalah perubahan pada kulit. Ibu hamil kerap mengalami masalah kulit seperti area lipatan yang menghitam, kulit kusam, dan lainnya. Namun, apakah perubahan ini wajar atau ada masalah yang perlu dikhawatirkan?

1. Hormon Jadi Penyebab Utama

Hormon memainkan peran utama di balik perubahan kulit selama kehamilan. Peningkatan kadar estrogen dan progesteron memicu berbagai proses tubuh, termasuk produksi melanin, pigmen yang memberi warna pada kulit. Akibatnya, beberapa area lipatan seperti ketiak,selangkangan, dan leher, menjadi lebih gelap.

Hiperpigmentasi juga dapat memicu munculnya melasma, bercak cokelat atau abu-abu di wajah, terutama dahi, pipi,atas bibir, dan dagu. Selain itu, linea nigra, garis berwarna gelap yang muncul di perut, juga merupakan efek peningkatan melanin.

2. Mask of Pregnancy (Melasma)

Penyebab melasma, atau bercak coklat pada wajah, juga terkait dengan perubahan hormon. Sinar matahari dapat meningkatkan intensitas melasma, sehingga perlindungan dari paparan sinar matahari menjadi penting.

3. Stretch Marks (Garis-Garis Putih)

Peregangan kulit selama kehamilan dapat menyebabkan munculnya stretch marks. Meskipun tidak dapat dihindari sepenuhnya, penggunaan pelembap dan minyak dapat membantu mengurangi kekeringan dan ketidaknyamanan.

4. Sirkuit Darah dan Nutrisi Juga Berpengaruh

Kehamilan juga menyebabkan peningkatan volume dan sirkulasi darah. Hal ini memicu munculnya jerawat dan rosacea,kondisi peradangan kulit dengan kemerahan, benjolan, dan pembuluh darah yang terlihat. Bahkan, stretch mark, garis-garis merah, ungu, atau putih yang muncul di perut, payudara, paha, dan bokong, juga berhubungan dengan perubahan sirkulasi darah.

Selain faktor hormon dan sirkulasi darah, nutrisi yang tidak terpenuhi selama kehamilan juga berdampak pada kesehatan kulit. Kekurangan vitamin A, C, dan E dapat menyebabkan kulit kusam,kering, dan berisiko mengalami eksim, kondisi peradangan kulit dengan ruam, gatal, dan berkerak.

5. Faktor Lain yang Memengaruhi

Faktor lain yang dapat mempengaruhi kesehatan kulit selama kehamilan adalah obesitas dan diabetes gestasional. Ibu hamil dengan obesitas lebih berisiko mengalami stretch mark, sedangkan diabetes gestasional dapat menyebabkan gatal-gatal dan infeksi jamur.

Penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat juga dapat mengiritasi kulit selama kehamilan. Pilihlah produk yang lembut dan bebas dari bahan-bahan yang berpotensi mengiritasi kulit, seperti parfum dan alkohol.

6. Perawatan Kulit saat Hamil: Aman dan Menenangkan

Meskipun kehamilan menyebabkan perubahan kulit, hal ini umumnya tidak serius dan akan berkurang setelah melahirkan. Pilih perawatan kulit kulit yang aman untuk ibu hamil dan menyusui. Gunakan produk yang mengandung bahan-bahan alami serta sudah terjamin aman untuk ibu hamil. Seperti Beauty of Angel, produk skincare yang sudah teruji aman untuk ibu hamil dan menyusui. Ada banyak produk dari Beauty of Angel yang efektif merawat kulit baik dari luar maupun dalam seperti underarm cream, sunscreen, hingga collagen drink. Produk dari Beauty of Angel sudah teruji BPOM serta halal karena mengandung bahan-bahan alami yang terjaga kualitasnya.

Namun, dengan perawatan yang tepat, Anda dapat membantu mengurangi masalah kulit dan menjaga kulit tetap sehat dan segar selama kehamilan.

7. Berikut beberapa tips perawatan kulit

yang aman dan menenangkan selama kehamilan:

  • Konsumsi makanan bergizi: Makanan kaya vitamin, mineral, dan antioksidan membantu menjaga kesehatan kulit.
  • Minum banyak air: Hidrasi yang cukup membuat kulit tetap terhidrasi dan sehat.
  • Lindungi kulit dari matahari: Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat memperburuk masalah kulit. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30.
  • Tidur yang cukup: Istirahat yang adekuat membantu proses regenerasi kulit.
  • Hindari stres: Stres dapat memperburuk masalah kulit. Lakukan kegiatan relaksasi seperti yoga atau meditasi.
  • Konsultasi dengan dokter: Jika masalah kulit memburuk atau disertai gejala lainnya, segera konsultasikan dengan dokter.

Dengan memahami penyebab perubahan kulit selama kehamilan dan menerapkan tips perawatan yang tepat, Anda dapat menjaga kulit tetap sehat dan bersinar sepanjang fase kehamilan Anda. Jadi, jangan khawatir, perubahan kulit saat hamil adalah hal yang wajar, dan dengan langkah yang tepat, Anda dapat tetap tampil cantik dan sehat selama masa kehamilan.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Telegram
Artikel Terkait
Open chat
Hello,
Can we help you?